Microsoft Excel sebabkan 20% kesalahan di jurnal ilmiah?
Format default Microsoft Excel ternyata bertanggung jawab atas 20 persen kesalahan dalam jurnal-jurnal ilmiah mengenai genetika. Temuan ini dikuak oleh sebuah tim yang terdiri dari tiga ilmuwan dari Baker IDI Heart and Diabetes Institute Australia. Mark Ziemann, Yotam Eren, dan Assam El-Osta, menuliskan temuannya dalam sebuah artikel berjudul "Gene name errors are widespread in the scientific literature". Dituliskan bahwa fitur pembetulan otomatis (autocorrect) dari Excel mengubah nama gen umum ke format tanggal atau angka. Meskipun bisa dimatikan secara sementara, tapi hingga saat ini belum ada cara permanen untuk menonaktifkan fitur tersebut. Oleh sebab itu banyak ilmuwan lupa untuk memperbaiki secara manual kesalahan tersebut sebelum dipublikasi . "Pemindaian program jurnal genomik terkemuka mengungkapkan bahwa ada sekitar seperlima dari makalah dengan tambahan daftar gen (yang menggunakan) Excel, berisi konversi nama gen yang salah," tulis mereka. Tri...